setelah melewati mata kuliah Sistem Teknologi dan Informasi ekarang kita akan membahas materi dari mata kuliah Analisis dan Perancangan Sistem Informasi.
materi kali ini adalah tentang Software Development Life Cycle atau disingkat SDLC.
kalo kita lagi makai laptop misalnya, kita lagi ngerjain tugas. otomatis kita pasti make software kan untuk mengoperasikan laptop dan make aplikasi untuk membuat dokumen tugas. biasanya aplikasi itu ada pembaharuan gitu gak? itu berarti software atau aplikasi yang kita pakai terus memiliki siklus perkembangan, dan itu gak pernah habis. nah ini yang disebut dengan SDLC.
SDLC pada dasarnya memiliki 5 tahapan, yaitu analisis, perancangan, implementasi, maintenance, dan pengujian.
Analisis :
analisis adalah tahapan dimana mulai mengidentifikasi suatu masalah, dan dibagi menjadi 5 tahapan analisis, yakni identifikasi masalah, evaluasi dan sintesa, pemodelan, spesifikasi dan review.
pada identifikasi masalah, seorang analis bertugas melakukan identifikasi elemen dasar masalah. di evaluasi dan sintesa, analis mulai memikirkan tentang fungsi software yang dibuat, melakukan analisis terhadap karakteristik serta batasan pada software yang akan dibuat. pada tahapan evaluasi dan sintesa yang dihasilkan adalah kebutuhan apa saja yang diperlukan pada software serta batasan apa saja yang diperlukan software. pada tahap spesifikasi, dimana performa dialokasikan pada software, serta penggabungan data dengan requirement yang dibutuhkan, dan pada tahap review, dimana mengulas kembali tahap awal di fase analisis.
Perancangan (Design) :
pada tahap ini, analis melakukan sebuah proses untuk mendefinisikan bagaimana suatu sistem dapat bekerja, sehingga dapat menghasilkan suatu model perangkat lunak yang berelasi dengan entitas-entitas yang berkaitan.
Implementasi:
implementasi adalah proses mentranslasikan hasil dari model rancangan perangkat lunak ke dalam pengkodean dengan menggunakan bahasa pemrograman komputer. jika analisis rancangannya baik, maka implementasi juga baik.
Testing:
testing
adalah tahap pengujian dari suatu perangkat lunak yang bisa saya sebut sebagai tahap evaluasia suatu perangkat lunak, menurut saya testing
merupakan hal yang paling berpengaruh dalam proses pembuatan perangkat
lunak, jika ada salah satu tahap yang salah dari proses pembangunan
perangkat lunak, maka harus ada perancangan ulang di tahap yang salah. (misalnya anda sudah berada di tahap maintenance, tapi setelah dievaluasi ada kesalahan di tahap analisis, maka anda harus kembali mengulang ke tahap analisis lagi).
Maintenance (Pemeliharaan):
setelah memasuki tahap impelementasi, perangkat lunak juga membutuhkan pemeliharaan. Pemeliharaan yang dimaksud adalah seperti pemeliharaan data, pembaharuan sistem, serta keamanan data supaya integritas data terjaga dengan baik. Maintenance ini kebanyakan tidak hanya dilakukan saat pertama kali perangkat lunak dibuat, tetapi maintenance ini juga berfungsi sebagai 'helpdesk' jika adanya kesalahan sistem.
Sekian dari blog, kali ini. Terima kasih, semoga bermanfaat bagi pembaca. (:
No comments:
Post a Comment